You Might Also Like

Showing posts with label Wisma. Show all posts
Showing posts with label Wisma. Show all posts

Monday, 2 April 2012

Biaya Pengurusan Wisma Atlet dan Hambalang Rp 16,7 Miliar

KOMPAS/LUCKY PRANSISKATerdakwa Muhammad Nazaruddin menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (28/3/2012). Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut mendesak Jaksa Penuntut Umum menunjukan barang bukti uang tunai gratifikasi Rp 4,6 miliar yang didakwakan kepadanya pada awal persidangan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Grup Permai mengeluarkan biaya sebesar Rp 16,7 miliar untuk mengurus agar proyek wisma atlet SEA Games, dan pembangunan kompleks olahraga di Hambalang, bisa mereka dapatkan. Hal tersebut terungkap dalam surat tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi kepada terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (2/4/2012).

---------------------------------------------------------------------------------------------
Kiport:
acara, olahraga, acara hiburan, bisnis

online, acara olahraga, acara hiburan, bisnis online, internet, online, bisnis online ,bisnis internet,

wanita, busana, online, acara olahraga, acara olah raga, pengalaman, pengalaman, acara hiburan, acara

hiburan bisnis internet, teknologi, wanita, murah bisnis, pengalaman.alhamdulillah.Semoga

Sukses.Aamin

--------------------------------------------------------------------------------------------

Biaya tersebut, menurut jaksa, dikeluarkan Grup Permai untuk diberikan kepada anggota Badan Anggaran DPR dan sejumlah pihak terkait.
Dalam surat tuntutan jaksa disebutkan bahwa Nazaruddin memperkenalkan marketing Grup Permai, Mindo Rosalina Manulang, kepada Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharram. Perkenalan tersebut agar Mindo difasilitasi Wafid mendapatkan proyek-proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga, antara lain proyek Hambalang dan wisma atlet. Jaksa menyebut Nazaruddin kemudian merekomendasikan PT Duta Graha Indah Tbk sebagai perusahaan yang akan mengerjakan proyek wisma atlet.
"Atas permintaan terdakwa tersebut, Wafid bersedia melaksanakan asalkan pimpinan dan anggota DPR menyetujui," kata Jaksa I Kadek Wiradana.
Pernyataan Wafid tersebut kemudian ditanggapi Nazaruddin bahwa hal tersebut sudah clear and clean, serta telah disetujui anggota Komisi X DPR. Bahkan, sebentar lagi anggarannya turun dalam jumlah yang besar. "Selanjutnya terdakwa memerintahkan kepada Mindo agar berkoordinasi dengan Wafid," kata Kadek.
Menurut Kadek, untuk kepentingan pengurusan mendapat proyek wisma atlet dan Hambalang ini, Grup Permai mengeluarkan biaya sekitar Rp 16,7 miliar. "Uang atau biaya itu untuk diberikan kepada anggota Badan Anggaran DPR dan pihak-pihak yang terkait," ujar Kadek.
View the original article here

Angelina Terlibat Pengaturan Proyek Wisma Atlet

KOMPAS/LUCKY PRANSISKAAnggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh hadir memberi kesaksian untuk terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadiloan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (15/2/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com — Jaksa menyebut politikus Partai Demokrat, Angelina Sondakh, terlibat dalam pengaturan proyek wisma atlet SEA Games agar anggarannya disetujui oleh Badan Anggaran DPR. Angelina diperkenalkan oleh terdakwa kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin, kepada marketing Grup Permai Mindo Rosalina Manulang.

---------------------------------------------------------------------------------------------
Kiport:
acara, olahraga, acara hiburan, bisnis

online, acara olahraga, acara hiburan, bisnis online, internet, online, bisnis online ,bisnis internet,

wanita, busana, online, acara olahraga, acara olah raga, pengalaman, pengalaman, acara hiburan, acara

hiburan bisnis internet, teknologi, wanita, murah bisnis, pengalaman.alhamdulillah.Semoga

Sukses.Aamin

--------------------------------------------------------------------------------------------

Dalam sidang tuntutan terhadap Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (2/4/2012), Angelina disebut ikut bertemu Nazaruddin untuk pengaturan proyek wisma atlet.
"Muhammad Nazaruddin dengan beberapa orang, seperti Angelina Patricia Pingkan Sondakh yang merupakan anggota Badan Anggaran DPR dari Komisi X, Wafid Muharram, dan Dudung Purwadi maupun Mohammad El Idris bertemu. Pertemuan tersebut bertujuan untuk melakukan pengaturan supaya anggaran proyek wisma atlet dapat disetujui oleh Badan Anggaran DPR," tutur Jaksa Edy Hartoyo.
Nazaruddin selanjutnya juga bertemu Angelina di Restoran Nippon Kan, Hotel Sultan Jakarta. Pada pertemuan tersebut, Nazaruddin memperkenalkan Angelina kepada Mindo. "Kemudian terdakwa (Nazaruddin) meminta kepada Angelina agar Mindo dapat difasilitasi untuk mendapatkan proyek-proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga," kata Edy.
View the original article here

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)